Timah 8 Ton Raib Misterius, Aroma Suap di Laut Terkuak: 4 Karyawan PT Timah Jadi Tumbal?

oleh -
oleh

BIN, BELITUNG – Dugaan hilangnya sebanyak 8 ton pasir timah milik PT Timah Tbk mencuat ke permukaan dan memicu tanda tanya besar. Peristiwa yang diperkirakan terjadi beberapa tahun lalu itu kini kembali menjadi sorotan, setelah perusahaan menjatuhkan sanksi pemutusan hubungan kerja (PTDH) terhadap empat karyawannya pada akhir 2025.

Empat karyawan berinisial RN, YK, YS, dan ER yang bertugas dalam proses pengiriman pasir timah dari Belitung menuju Pulau Bangka disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas lenyapnya komoditas bernilai tinggi tersebut. Mereka diketahui merupakan bagian dari tim operasional pengiriman.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, hilangnya pasir timah itu diduga terjadi saat proses pengangkutan di tengah laut menggunakan kapal tug boat milik perusahaan. Dugaan ini memperkuat indikasi bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar kelalaian biasa.

“Barang itu diduga hilang saat di tengah laut, dalam perjalanan pengiriman dari Belitung ke Bangka,” ujar seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya, Jumat (3/4/2026).

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa peristiwa ini sebenarnya telah terjadi sejak masa kepemimpinan sebelumnya, yakni saat era Sigit. Namun, langkah tegas berupa PTDH terhadap para karyawan baru dilakukan bertahun-tahun kemudian, tepatnya pada 2025. Keterlambatan penindakan ini pun memunculkan spekulasi adanya persoalan yang lebih kompleks di balik kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *