BIN, KENARI– Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 yang sebelumnya akan dilangsungkan di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dipindahkan ke pelataran Masjid Al-Alam pada 9 Februari mendatang.
Masjid yang menjadi landmark religi ini dianggap representasi dari masyarakat Sultra. Masjid ini mampu menampung hingga 10.000 jamaah.

Masjid Al-Alam berdiri dengan luas 12.692 meter, selesai dibangun pada 2018 dengan arsitektur yang unik. Jika dilihat dari atas masjid akan membentuk angka delapan.
Masjid Terapung ini, terbagi menjadi bangunan utama masjid, plaza tertutup dan plaza terbuka. Selain untuk beribadah, keindahan arsitekturnya membuat pengunjung menjadikannya lokasi berfoto sehingga hampir tiap sore masjid dan pelatarannya dipenuhi oleh warga.
Sebagai spot wisata religi Sultra, masjid ini telah menggelar beberapa event nasional salah satunya lokasi pembukaan Munas Kadin VIII pada pertengahan tahun 2021.

Melansir liputan6.com, nama Masjid Al Alam di Teluk Kendari menjadi kian populer. Kerap disebut masjid terapung, bangunan dengan dominasi warna putih biru itu, mulai dibangun 2010 dan tuntas pengerjaannya pada 2018.
Masjid yang mulai dipopulerkan menjadi ikon wisata religi, dirancang arsitek asal Sulawesi Selatan, Mursyid Mustafa. Total anggaran pembangunan Rp200 miliar, sepadan dengan hasilnya.




