“Kami yakin dengan manajemen yang baik, Insya Allah masyarakat akan lebih terberdaya. BUMN harus memberikan manfaat, jangan sampai peluang ini diambil negara lain,” ungkapnya.
Dikatakannya, sudah saatnya kita menghentikan mengekspor bahan mentah dan mulai melakukan hilirisasi industri di tanah air, untuk meningkatkan nilai tambah produk tersebut.
Ia mencontohkan PT Surya Energi Indotama (SEI) yang merupakan anak perusahaan dari PT Len Industri (Persero), dan bergerak di bidang pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), membutuhkan pasir silika sebagai bahan baku produksi sel dan modul surya, dan kawat timah solder untuk penggunaan perangkat elektroniknya.
“Itu semua ada di Babel, tinggal bagaimana kita membuka pintu sumbatan yang selama ini ada, sehingga dapat bermanfaat untuk bangsa Indonesia,” jelasnya.

