Terlebih imigran asal Afganistan ini sudah bertahun-tahun, pun dengan puluhan imigran lainnya yang juga mendirikan tenda di halaman Kantor Perwakilan Komisi Tinggi Persyarikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi.
Tentu secara mental imigran yang bermukim di halaman kantor UNHCR Medan tertanggu, merasa tidak nyaman, dan butuh kepastian akan bagaimana nasib mereka sebagai imigran.




