Oleh: Mahasiswa Fakultas Hukum UBB Kelas 4C
Pantai Pukan, salah satu permata wisata berharga di Kepulauan Bangka Belitung, memikat hati dengan hamparan pasir putih selembut sutra dan air laut sebening kristal. Deretan saung yang berdiri di tepi pantai menjadi tempat sempurna bagi wisatawan untuk menikmati ketenangan. Namun, di balik pesonanya yang memanjakan mata, ancaman pencemaran lingkungan semakin nyata. Sampah yang berserakan—baik organik maupun non-organik—tak hanya mencederai keindahan alam, tetapi juga mengganggu keseimbangan ekosistem laut dan mengancam masa depan wisata Bangka.




